Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Konstruksi Bangunan Cakar Ayam Made in Indonesia

Konstruksi Bangunan Cakar Ayam
Konstruksi Bangunan Cakar Ayam


Konstruksi Bangunan Cakar Ayam Made in Indonesia. Apa yang dimaksud dengan konstruksi cakar ayam? konstruksi bangunan cakar ayam merupakan fondasi ataupun dasar dari sebuah bangunan yang dibuat pada awal pembangunan. 


Konstruksi bangunan cakar ayam merupakan sebuah jenis pondasi yang sangat dikenal luas oleh kalangan masyarakat umum, hal ini dikarenakan pembuataannya yang sangat mudah dan praktis, meskipun prinsipnya sederhana namun pondasi ini terbukti mempunyai kekuatan dan daya tahan dalam menanggung struktur di atasnya.


bangunan cakar ayam


Konstruksi bangunan cakar ayam ialah teknologi buatan rancangan seorang insinyur sipil Indonesia, bergelar Prof. Ir. Sedyatmo Dr HC.


Yang mana merupakan lulusan Technische Hoogeschool te Bandoeng atau THS ( saat ini ITB ) tahun 1930-1934.


Konsep penciptaan cakar ayam ini berawal ketika Sedyatmo menjabat selaku Direktur Konstruksi Perusahaan Listrik Negara atau PLN.


Waktu itu PLN ditugaskan buat membangun jaringan listrik dari Ancol ke lingkungan lokasi Asian Games ke-4 tahun 1962 di Jakarta, pada era pemerintahan Presiden Soekarno.


Pondasi merupakan salah satu bagian dasar suatu bangunan yang cukup penting. Fungsinya selaku penopang beban bangunan untuk kemudian beban tersebut diteruskan ke tanah.


Karena fungsinya selaku penopang beban bangunan, oleh karena itu pembuatan pondasi tidak bisa ugal-ugalan dan asal-asalan. kekeliruan dalam membikin pondasi mampu menyebabkan kegagalan struktur yang bisa membikin banguan roboh.


Terdapat beberapa jenis pondasi yang secara umum sering dipakai, salah satunya pondasi yang kerap dipakai ialah pondasi konstruksi bangunan cakar ayam. Pondasi ini bukan cuma kuat juga gampang dalam proses pembuatannya.


Sejarah Pondasi Cakar Ayam

Berasal dari manakah konstruksi cakar ayam? asal mula konstruksi bangunan cakar ayam adalah dari Indonesia. Penemuan cakar ayam ini merupakan salah satu jenis pondasi hasil karya anak bangsa Indonesia yaitu ditemukan oleh Prof Dr Ir Sedijatmo pada tahun 1961. Ketika itu Prof Dr Ir Sedijatmo sebagai pejabat PLN beliau harus mendirikan 7 menara listrik tegangan tinggi di daerah rawa-rawa Ancol Jakarta, berawal dari tugas ini beliau merancang sebuah bangunan cakar ayam yang dapat menopang bangunan pada kontur tanah rawa.


Konstruksi bangunan cakar ayam patut kita acungi jempol karena telah banyak kontribusinya dalam pembangunan di Indonesia. Bisa kita lihat banyak sekali konstruksi gedung bertingkat tinggi yang menggunakan pondasi jenis ini.


Alasan Menggunaakan Cakar Ayam


Mengapa bangunan gedung menggunakan pondasi cakar ayam? jawabannnya sangat jelas karena sebuah bangunan atau gedung pasti mempunyai penopang dibawahnya, entah itu bangunan bertingkat maupun tidak, semua pasti memiliki konstruksi pondasi.


Adapun penggunaan konstruksi bangunan cakar ayam merupakan aspek penting dalam pembangunan khususnya bagi masyarakat Indonesia.


Hal ini di karenakan penggunaannya sangat cocok digunakan di Indonesia.


Apa penyebabnya? penyebabnya yaitu kontur tanah di Indonesia yang lembek dan mudah bergeser, intinya pondasi cakar ayam sangat cocok dipakai di segala jenis tanah, baik lembek maupun keras.


Bentuk Pondasi Cakar Ayam

Bagaimana pondasi cakar ayam? konstruksi bangunan cakar ayam merupakan suatu proyek konstruksi yang menggunakan metode rekayasa teknik serta dipakai dalam beberpa proyek konstruksi seperti konstruksi pabrik, konstruksi gudang dengan baja ringan, konstruksi rumah tahan gempa, konstruksi bangunan atau konstruksi gedung.


Penggunaan nama tersebut disandangkan karena pipa-pipa beton yang terdapat di bagian bawah pondasi tersebut membentuk menyerupai cakar ayam yang terdiri atas plat beton dan pipa-pipa beton sebagai pendukungnya. Berikut gambar dari konstruksi bangunan cakar ayam:


pondasi cakar ayam

Bentuk Konstruksi Bangunan Cakar Ayam

Konstruksi Bangunan Cakar Ayam


Kelebihan Pondasi Cakar Ayam

Konstruksi bangunan cakar ayam memiliki banyak kelebihan, ya sebagaimana awal mula penemuannya untuk menahan bangunan dikontur tanah rawa, berikut beberapa kelebihannya: 

  • Dapat dibangun di beberapa jenis tanah: dibeberapa daerah di Indonesia banyak bermacam-macam jenis tanah, seperti contoh di Kalimantan, disana kontur tanahnya kebanyakan tanah bekas rawa.
  • Tidak memerlukan sistem drainase: tidak seperti konstruksi pondasi lainnya, konstruksi bangunan cakar ayam tidak memerlukan sistem drainase karena sudah cukup dengan besi-besi yang saling berkaitan didalamnya.
  • Sangat tepat digunakan di Indonesia (dengan kontur tanahnya yang bermacam-macam)
  • Bangunan jadi lebih kokoh dan tahan


Kekurangan Pondasi Cakar Ayam

Dibalik kelebihan yang bermacam-macam dari konstruksi bangunan cakar ayam terdapat juga kekurangannya, yaitu:

  1. Biaya Pengerjaan Mahal
  2. Tak Cocok untuk Bangunan Kecil
  3. Proses Pembuatan Rumit


Biaya Pembuatan Konstruksi Bangunan Cakar Ayam

Berapa biaya pondasi cakar ayam? Telah disebutkan diatas kelebihan yang di miliki oleh cakar ayam yang bermacam-macam itu mempunyai konsekwensi harga tersendiri.


Berikut rincian standar umum pembuatan konstruksi bangunan cakar ayam:


Ukuran Cakar Ayam                                          Ukuran Besi Beton Harga


80 X 80 12 mm                                                      Rp. 230.000


40 X 40 CAKAR AYAM (0.2) BESI 8               Rp. 80.000


40 X 40 CAKAR AYAM (0.2) BESI 10               Rp. 105.000


50 X 50 CAKAR AYAM (0.2) BESI 8               Rp. 100.800


Demikian tadi artikel mengenai konstruksi bangunan cakar ayam , semoga dapat membantu Anda menemukan referensi pembuatan konstruksi bangunan atau gedung.


Jangan lupa untuk meng upgrade pengetahuan Anda mengenai dunia proyek konstruksi dan lain sebagainya di website bacahape.com.


Tag: pondasi cakar ayam, cakar ayam, cakar ayam bangunan, pondasi foot plat, konstruksi cakar ayam, cara menghitung volume pondasi tapak, cara menentukan titik pondasi cakar ayam, perhitungan biaya buat pondasi cakar ayam, bentuk cakar ayam