Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Truck Concrete Mixer Atau Truck Molen : Penjelasan dan Jenis-Jenisnya

Truck pengaduk dan pengangkut beton curah bernama Concrete Mixer. Truck ini di kategorikan sebagai alat berat.

Truck ini biasanya di gunakan pada saat ada proyek besar karena truck ini bisa menampung banyak cor curah.

Penggunaan Concrete Mixer atau Truck Mixer (Truk Molen) ini bertujuan mempermudah dan memangkas waktu pembuatan sebuah bangunan atau gedung-gedung.

Untuk jenis mesin yang di gunakan pada truk ini berupa mesin statis, full mobile atau mixer truck dan jenis semi mobile.

Fungsi dari Concrete Mixer atau Truck Mixer (Truk Molen) selain berguna untuk menampung lebih banyak cor curah juga memiliki fungsi menjaga kosentrasi beton agar tetap cair dalam perjalanan ke lokasi yang akan di cor.

Truck Concrete Mixer atau Truck Mixer (Truk Molen) memang di rancang khusus sebagai alat transportasi pengangkut cor curah yang berasal dari pabrik olahan beton atau Batching Plant.

Untuk cara kerja Concrete Mixer atau Truck Mixer (Truk Molen) yaitu mengaduk campuran material cor pada saat perjalanan menuju lokasi pengecoran.

Pengadukan ini biasanya mamakan waktu kurang lebih satu jam sebelum Truck Mixer berangkat menuju lokasi pengecoran.

Hal ini bertujuan agar kekentalan beton readymix tetap terjaga dengan baik. 

Truck Concrete Mixer Atau Truck Molen : Penjelasan dan Jenis-Jenisnya

Pada saat menuju lokasi pengecoran Truck Mixer selalu berputar atau agitasi didalam drum atau tangki yang berada di atas Truck Mixer.

Di dalam dump atau tangki Truck Mixer terdapat spiral yang berputar satu arah sebagai pengaduk material beton cair.

Waktu yang di butuhkan bagi Truck Mixer untuk sampai dari pabrik olahan beton atau Batching Plant idealnya kurang dari 2 jam kelokasi pengecoran agar beton yang di hasilkan berkualitas bagus.

Waktu ini juga bertujuan agar beton curah ini tidak mengeras, jika mengeras maka beton yang dihasilkan akan berkualitas kurang baik bahkan bisa mengering dan tidak bisa untuk mengecor.

Kebanyakan kontraktor pengecoran biasanya mengharuskan Concrete Mixer atau Truck Mixer (Truk Molen) sampai di lokasi pengecoran 90 menit sehabis pemuatan material di lakukan. Kontraktor tidak ingin mengambil resiko besar jika beton yang di beli kadaluarsa karena lamanya perjalanan. 

Concrete Mixer atau Truck Mixer (Truk Molen) diharapkan datang dengan cepat dan tepat karena mayoritas Concrete Mixer atau Truck Mixer (Truk Molen)ini memiliki rata-rata kecepatan antara 56 mil per jam (90 km / h).

Untuk jenis-jenis Concrete Mixer atau Truck Mixer (Truk Molen) itu ada dua, di klasifikasikan menurut besaran muatannya yaitu 

Yang pertama berjenis Concrete Mixer atau Truck Mixer (Truk Molen) jenis Mini (Truck Minimix concrete).

Truk Mixer mini ini hanya bisa memuat untuk satu kali jalan. Volumenya 3 m³. Untuk tipe Concrete Mixer atau Truck Mixer (Truk Molen) jenis ini berguna untuk menjangkau lokasi-lokasi pengecoran yang jalannya sempit atau menanjak.

Selanjutnya Concrete Mixer atau Truck Mixer (Truk Molen) jenis standar.

Yang Kedua yaitu jenis Concrete Mixer atau Truck Mixer (Truk Molen) yang Standar (Readymix concrete) ini digunakan untuk mengangkut beton cor dari Pabrik Beton (Batching Plant) ke lokasi pengecoran.

Untuk daya angkut Concrete Mixer atau Truck Mixer (Truk Molen) Standar untuk satu kali jalan memuat 7 m³. Lebih banyak 4 m³ dari tipe Truk yang Mini.

Karena bodynya yang besar truk ini tidak bisa melewati medan yang sempit dan menanjak.

Gimana sahabat sudah tau ya tentang Concrete Mixer atau Truck Mixer (Truk Molen) dan jenisnya. 

Truck Concrete Mixer Fungsinya untuk mengubah batuan dan mineral alam menjadi suatu bentuk dan ukuran yang diinginkan sesuai kebutuhan pengecoran. 

Semoga artikel tentang Truck Concrete Mixer bisa bermanfaat, janagn lupa klik iklan agar blog ini terus memberikan artike terbaru yan bermanfaat untuk kita semua.

Baca juga Dunia Proyek di sini

Salam Sukses