Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jelaskan Yang Dimaksud Dengan Konstruksi Bangunan Berdasarkan Fungsinya

Jelaskan yang dimaksud dengan konstruksi bangunan berdasarkan fungsinya, berikut pada artikel ini akan kami jelaskan lengkap dibawah mengenai kontruksi bangunan berdasarkan fungsinya.


Jelaskan Yang Dimaksud Dengan Konstruksi Bangunan Berdasarkan Fungsinya
Jelaskan Yang Dimaksud Dengan Konstruksi Bangunan Berdasarkan Fungsinya


Kontruksi Bangunan


Apa yang dimaksud dengan konstruksi bangunan gedung? Konstruksi bangunan ialah sebuah langkah/tehnik untuk membangun object bangunan supaya sesuai beberapa persyaratan yakni kuat, cantik, tahan lama, ekonomis, dan fungsional.


Apa pengertian dari konstruksi bangunan? Kata konstruksi bisa juga disimpulkan sebagai unit bangunan atau infrastruktur di suatu tempat tertentu. Selainnya pemahaman di atas, konstruksi bisa juga dikatakan sebagai mode, tatanan letak, atau formasi sebuah bangunan.


Kata "bangunan" sendiri tidak cuma wujud gedung, tetapi di dunia tehnik sipil bisa juga dikatakan sebagai keseluruhnya susunan satu bangunan.


Jika kamu ditanya jelaskan yang dimaksud dengan konstruksi bangunan berdasarkan fungsinya, berikut ini jawaban lengkapnya.


Keyword: konstruksi bangunan, apa yang dimaksud dengan konstruksi, apakah yang dimaksud dengan konstruksi, berikut ini yang merupakan bagian dari konstruksi, materi bangunan, apa yang dimaksud konstruksi, yang bukan merupakan jenis pekerjaan proyek konstruksi adalah, jelaskan yang dimaksud dengan konstruksi, konstruksi bangunan adalah, berikut termasuk proyek konstruksi teknik sipil kecuali


Fungsi Konstruksi Bangunan


Apa itu Fungsi bangunan? Konstruksi bangunan sudah pasti mempunyai peranan yang demikian berguna untuk pembangunan. Susunan bangunan dengan penghitungan yang masak mempunyai peranan:


  • Memperkuat bangunan
  • Membuat design bangunan yang tahan musibah
  • Menyokong kehadiran komponen konstruksi lain
  • Membuat masing-masing susunan bangunan sama-sama bekerja bersama membuat satu kesatuan



Tipe Konstruksi Bangunan


Pelajari konstruksi di suatu bangunan harus hukumnya. Maksudnya supaya bangunan yang dibangun dapat tahan pada musibah, tahan lama, dan berkualitas.


Konstruksi pada bangunan rupanya terdiri jadi 2 tipe. Ada konstruksi atas dan bawah bangunan. Berikut penuturannya:


Konstruksi Sisi Bawah

Sisi pertama yang hendak dibuat tentulah konstruksi bawahnya. Konstruksi ini nanti tidak kelihatan di luar.


Tetapi, konstruksi bangunan bawah memiliki peran penting dari sisi kemampuan. Sisi bawah bangunan berperan sebagai penunjang beban.


Karenanya, rencana pembikinan sisi bawah bangunan harus juga masak. Perhitungannya harus tepat.


Bahan yang dipakai juga harus sama sesuai spesifikasi/standard. Ada banyak konstruksi sisi bawah bangunan, yakni:


Sisi Fondasi


Beberapa fondasi ada dalam tanah, dan tubuh fondasi ada banyak cm dari permukaan tanah.


Fondasi mempunyai peranan sebagai penunjang beban bangunan keseluruhannya . Maka makin tinggi bangunan, karena itu fondasinya harus kuat.


Fondasi yang umum digunakan untuk kontur tanah Indonesia ialah tapak, alas, atau plat beton jalur.


Kontraktor akan membuat beberapa lubang di sejumlah pojok bangunan untuk membikin "cakar ayam" yang berperan melanjutkan beban ke tanah.


Sloof (Sloop)


Tukang atau orang pemula biasa menyebutkan istilah ini dengan sloop. Sloof/sloop sebagai susunan beton yang ada di atas fondasi.


Sloof mempunyai peranan untuk meredam beban dari sisi atas fondasi. Peranan intinya ialah membagikan beban ke semua fondasi.


Bila beban terkonsentrasi pada satu titik, karena itu bisa saja bangunan akan gampang hancur. Ada beban pada satu titik membuat bangunan tidak konstan dan gampang ambruk.


Oleh karena itu, bangunan tipe apa saja tentu memerlukan sloof/sloop yang kuat. Proses pembikinan sloof umumnya dengan mengeruk tanah dengan kedalaman sekitaran 1/2 mtr..


Lubang itu berisi besi anyam, batu, dan adonan semen. Bebatuan beku jadi material yang prima untuk membikin sloof yang kuat.


Konstruksi Atas


Berlainan dengan konstruksi sisi bawah, konstruksi atas terang kelihatan di luar. Konstruksi ini mencakup sisi kolom, balok, sampai ke kerangka atap.


Konstruksi bangunan atas harus juga kuat. Berbahan harus sama sesuai detail. Tentu saja material untuk bangunan tinggi juga terang berlainan.


Ada empat tipe konstruksi sisi atas bangunan. Peranan masing-masing sisi konstruksi ini berlainan, yakni:


Susunan Kolom


Kolom sebagai sisi bangunan yang berupa tangkai vertikal. Kolom umumnya berada pada tiap pojok dinding bangunan.


Kolom menyambung langsung dari sisi "cakar ayam" fondasi. Kemampuan kolom tentukan kemampuan bangunan yang direncanakan.


Peranan khusus kolom ialah pendistribusian beban dalam bangunan. Kolom berperan meredam semua material atau object yang ada di rumah.


Baik material yang melekat dalam susunan bangunan atau perlengkapan dan manusia didalamnya bisa ditahan dengan susunan kolom.


Balok


Bila kolom memanjang secara vertikal, karena itu balok ialah susunan horizontal di rumah. Susunan ini umumnya ada beberapa cm dari pintu dan jendela rumah.


Balok ini umumnya disebutkan dengan lintel. Peranan intinya ialah meredam beban dari tembok. Tembok sisi atas sampai ke atas tentu mempunyai beban yang lumayan berat.


Supaya tidak tekan kusen jendela atau pintu langsung, karena itu dibutuhkan susunan balok. Disamping itu, peranan lain dari balok rumah ialah meredam kusen supaya masih tetap kuat ketika berada gempa.


Pelat Lantai


Pelat lantai berlainan dengan susunan lantai dasar. Bila pada lantai dasar tidak memerlukan besi cor, karena itu pelat lantai harus memakainya.


Pelat semacam ini ada di lantai yang tidak melekat di atas tanah, misalkan lantai 2 bangunan dan sebagainya.


Lantai bertingkat itu memerlukan susunan khusus. Umumnya harus dilaksanakan pengecoran. Ada anyaman besi yang terpasang sama ukuran berlainan.


Makin tinggi gedung, karena itu harus memakai besi silinder yang semakin besar. Pelat lantai selanjutnya dicor dengan semen, pasir, dan batu koral.


Pelat lantai pada bangunan tingkat memperoleh kontribusi meredam beban dari balok horizontal. Ke-2 bangunan ini terhubung dengan besi anyam.


Kerangka Sisi Atap


Kerangka atap umumnya bermaterial kayu atau galvalum. Susunan ini terbagi dalam sisi reng dan usuk yang tertutup genteng. Kerangka atap mempunyai peranan untuk meredam genteng supaya bisa konstan.


Bila tidak mempunyai pengalaman hitung dan berencana susunan kontruksi gedung bangunan, gunakanlah jasa pakar. Gunakan kontribusi kontraktor atau drafter professional.


Janganlah sampai membuat bangunan dengan detail sembarangan, karena Indonesia sendiri cukup riskan musibah.