Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Penjelasan Lithium, Fakta, Sejarah dan Manfaatnya

Penjelasan Lithium, Fakta, Sejarah dan Manfaatnya, Lithium merupakan mineral yang sering digunakan untuk pembuatan baterai, baik baterai ponsel ataupun baterai dari kendaraan listrik. Dengan fungsinya yang beragam, penjelasan lithium banyak dicari belakangan karena peluang pemakaiannya yang cenderung tinggi di masa depan.


Berikut artikel singkat mengenai Penjelasan Lithium, Fakta, Sejarah dan Manfaatnya.



Penjelasan Lithium, Fakta, Sejarah dan Manfaatnya
Penjelasan Lithium, Fakta, Sejarah dan Manfaatnya


Keyword: kegunaan litium, apa itu lithium battery, tambang lithium di indonesia, sifat logam litium, logam litium, unsur litium, notasi litium, cara kerja baterai lithium


Sejarah Lithium 

Apa yang dimaksud dengan litium? Lithium merupakan mineral yang ditemukan pertama kali pada tahun 1817. Penemunya adaah Arfvedson, bahasa asal lithium adalah lithos, yang memiliki arti baru dalam bahasa Yunani.

Secara rinci, berikut adalah keterangan saintifik terkait dengan lithium, diantaranya :

Simbol yang digunakan lithium adalah li. 

Titik didih lithium adalah 1615 kilo joule.

Struktur kristal yang dimiliki adalah bcc dengan massa jenis 0,53 gram per centimeter kubik. 

Lithium memiliki titik lebur di angka 453,7 kilo joule. 

Lithium juga memiliki ciri ciri yang mencolok, salah satunya adalah sifat lithium yang reaktif.

Kapasitor kalor dan konduktivitas termal yang dimiliki juga tinggi, membuatnya cocok digunakan sebagai bahan utama baterai. 


Sumber Lithium


Lithium berasal dari apa? Lithium di alam tidak ditemukan secara mandiri, biasanya ia ditemukan bersama dengan unit kecil pada batuan merapi, bisa juga ditemukan pada sumber mata air.


Ada beberapa mineral yang biasanya ditempeli oleh lithium, diantaranya adalah lepidolite, petalite, hingga spodumeme.


Salah satu negara yang memiliki lithium adalah  Amerika Serikat, AS mengambil lithium dari Danau Searles Lake. Lithium ini dapat bereaksi dengan air, namun berbeda dengan natrium.


Lithium akan memberikan nuansa pelangi jika terkena api, namun lidah api yang terbakar akan berwarna putih. 


Fungsi dan Kegunaan Lithium


Saat ini lithium banyak digunakan untuk membuat baterai ponsel hingga kendaraan listrik.


Namun dulu di Perang Dunia II, lithium biasa digunakan untuk aplikasi transfer panas. Lithium juga bisa digunakan untuk membuat kaca dan keramik spesial.


Penjelasan lithium diatas memang singkat, tapi semoga bisa menambah pengetahuan Anda. Untuk mendapatkan penjelasan yang lebih lengkap mengenai lithium, Anda bisa membaca artikel maupun jurnal yang berkaitan. Saat ini penelitian dan informasi mengenai lithium bisa didapatkan dengan mudah dari website dan artikel yang ditemukan di internet.


Berikut tadi artikel singkat mengenai penjelasan lithium, fakta, sejarah dan manfaatnya. Semog Lithium benar-benar menjadi berkah agar Indonesia semakin sejahtera.


Baca juga artikel tentang dunia proyek disini