Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Proyek Bendungan Terbesar di Indonesia

Bendungan atau waduk merupakan tempat penampungan air berukuran besar yang sengaja di buat oleh manusia agar di manfaatkan untuk keperluan sebanyak mungkin manusia.

Bendungan sama saja dengan waduk, sangat banyak di jumpai di beberapa wilayah Indonesia. Dari sabang sampai merauke terdapat banyak bendungan karena kebanyakan masyarakat Indonesia berprofesi sebagai petani.

Manfaat bendungan bagi petani jelas untuk keperluan pengairan sawah dan ladangnya. Karena pentingnya bendungan bagi petani maka diperlukan banyak waduk dibeberapa wilayah yang prospek wilayahnya bagus untuk pertanian.

Untuk mensukseskan pertanian di Indonesia pemerintah kita telah berupaya keras membangun proyek-proyek waduk di wilayah-wilayah strategis untuk pertanian.

Proyek pembangunan waduk sebenarnya sudah gencar diadakan sejak zaman Presiden Soeharto. Dilanjutkan oleh presiden selanjutnya sampai presiden kita sekarang presiden Jokowi Widodo.

Pengadaan proyek waduk ini jelas bertujuan untuk keperluan masyarakat luas seperti sektor pertanian dan pembangkit listrik tenaga air atau PLTU. Namun dibalik pembangunan proyek bendungan ini masih terdapat banyak pro dan kontra.

Pembebasan lahan menjadi tema lama bagi masyarakat yang wilayahnya terkena zona proyek waduk.

Namun tidak perlu panjang lebar, biar ini menjadi PR kita bersama, yang jelas proyek pembuatan waduk harus di awali dengan niat baik agar hasilnya juga baik untuk masa depan anak cucu bangsa Indonesia.
5 Proyek Bendungan Terbesar di Indonesia
5 Proyek Bendungan Terbesar di Indonesia

Berikut 5 Proyek Waduk atau Bendungan di Indonesia

1. Bendungan Karangkates Malang Jawa Timur

Nama lain waduk ini adalah bendungan Ir Sutami.
Proyek bendungan Karangkates dibuat pada era Presiden Soeharto pada tahun 1975 sampai 1977 dan menghabiskan anggaran sebesar 10 Miliyar.

Adapun sumber air bendungan Karangkates berasal dari beberapa mata air Gunung Arjuno dan air hujan. Waduk ini bisa menampung 2050 meter kubik.

2. Bendungan Jatilihur Purwakarta Jawa Barat

Saat ini bendungan Jatiluhur masih menempati posisi pertama terbesar di Indonesia. Proyek bendungan Jatiluhur sendiri dibuat pada tahun 1957 dan mulai beroprasi pada tahun 1967.

Panjang waduk ini membentang seluas 1,22 Kilometer dan menenggelamkan 14 desa dengan jumlah penduduk sebanyak 5.002 jiwa.

Pemanfaatan bendungan Jatiluhur bukan hanya untuk irigasi dan PLTA namun juga dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi. Siapa nih yang sudah kesana? tulis pengalamanmu di Bendungan Jatiluhur dikolom komentar ya 🤗

3. Bendungan Sigura-gura Pintu Pohan Meranti Sumatera Utara

Proyek bendungan ini dibuat sekitar 3 tahun yaitu pada tahun 1978 sampai 1981. Bendungan ini mempunyai ketinggian 46 meter dengan kapasitas penampungan sebesar 6,140,000 meter kubik.

Bendungan ini dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga air dengan jumlah turbin sebanyak 4 perangkat. Listrik yang dihasilkan dari PLTU bendungan Sigura-gura di alirkan untuk kebutuhan warga disekitar waduk dan kecamatan Pintu Pohan Meranti.

4. Bendungan Gajah Mungkur Wonogiri Jawa Tengah

Proyek bendungan ini di mulai sejak tahun 1964 dan mulai beroprasi pada tahun 1982. Bendungan ini juga dikenal sebagai bendungan yang cukup dan terbesar di Indonesia. 
Bendungan ini memilikintinggi 40 meter dan panjang 830 meter. 

5. Waduk Sermo Kulon Progo DIY

Proyek waduk ini dibangun pada era presiden Soeharto tahun 1994 sampai tahun 1996 guna mensuplai area persawahan di wilayah Kalibawang yang total luasnya sekitar 7 ribu hektar.

Pemanfaatan bendungan ini selain untuk mengairi persawahan juga dikelola dijadikan sumber air bersih oleh PDAM untuk masyarakat disekitar DIY.

Dihari libur bendungan atau waduk ini juga digunakan oleh warga sebagai tempat rekreasi dengan spot waduk yang cukup indah.

Baca Dunia Proyek disini

Demikian tadi ulasan tentang 5 Proyek Bendungan yang terbesar di Indonesia.
Semoga bermanfaat.
Salam Sukses