Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Macam Macam Alat Las Beserta Penjelasannya Secara Complete

Macam Macam Alat Las Beserta Penjelasannya Secara Complete ~ Pada kesempatan kali ini bacahape.com akan membahas seputaran dunia pengelasan atau welding. Oke langsung saja pembahasannya.


Macam Macam Alat Las
Macam Macam Alat Las


Tags: jenis las argon, jenis mesin las listrik tanpa kawat, macam-macam alat las dan fungsinya, jenis mesin las mig, mesin las dc, kekurangan mesin las dc


Macam macam alat las itu ada banyak sekali dan pemahaman itu harus diketahui oleh seorang welder. Namun sebelum kesana perlu kita ketahui terlebih dahulu bahwa fungsi mesin las busur listrik sebagaimana fungsi utama pengelasan menyambung logam. Di bagian yang terkena busur listrik itu akan mencair, demikian pula elektroda yang hasilkan busur listrik akan mencair pada ujungnya dan menjalar lagi hingga habis.


Logam cair dari elektroda dan dari beberapa benda yang hendak dihubung tercampur dan isi sela dari ke-2 logam yang hendak dihubung, selanjutnya membeku dan tersambunglah ke-2 logam itu. Mesin las busur listrik bisa menyalurkan arus listrik lumayan besar tapi dengan tegangan yang aman (kurang dari 45 volt).


  • Mesin Las Arus Bolak-Balik (Mesin AC)

Macam macam alat las selanjutnya yang biasa disebut dengan mesin las AC. Mesin membutuhkan arus listrik bolak-balik atau arus AC yang dibuat oleh pembangkit listrik, listrik PLN atau generator AC, bisa dipakai untuk sumber tenaga pada proses pengelasan. Besarnya tegangan listrik yang dibuat oleh sumber pembangkit listrik belum sesuai tegangan yang dipakai untuk pengelasan.


Dapat terjadi tegangannya terlampau tinggi atau terlampau rendah, hingga besarnya tegangan perlu disamakan lebih dulu dengan meningkatkan atau turunkan tegangan. Alat yang dipakai untuk meningkatkan atau turunkan tegangan ini disebutkan transformator atau trafo. Umumnya trafo yang dipakai pada perlengkapan las ialah tipe trafo step-down, yakni trafo yang berperan turunkan tegangan.


  • Mesin Las Arus Sama arah (Mesin DC)

Macam macam alat las selanjutnya yang biaa disebut dengan mesin DC. Arus listrik yang dipakai untuk mendapat hidup busur listrik ialah arus sama arah. Arus sama arah ini datang dari mesin berbentuk dynamo motor listrik sama arah. Dinamo bisa dilakukan oleh motor listrik, motor bensin, motor diesel, atau alat pendorong lainnya.


Mesin arus yang memakai motor listrik sebagai pendorong awalnya membutuhkan perlengkapan yang berperan sebagai penyearah arus. Penyearah arus atau rectifier berperan untuk mengganti arus bolak-balik (AC) jadi arus sama arah (DC)


  • Mesin Las Double (Mesin AC-DC)

Mesin las ini sanggup layani pengelasan dengan arus sama arah (DC) dan pengelasan dengan arus bolak-balik. Mesin las double memiliki transformator satu fasa dan sebuah alat perata pada sebuah unit mesin. Keluaran arus bolak-balik diambil dari terminal belitan sekunder transformator lewat regulator arus. Adapun arus sama arah diambil dari keluaran alat perata arus.


Penataan keluaran arus bolak-balik atau arus sama arah bisa dilaksanakan secara mudah, yakni cukup dengan memutar alat pengontrol arus dari mesin las. Mesin las AC-DC lebih fleksibel karena memiliki semua kekuatan yang dipunyai masing-masing mesin las DC atau mesin las AC.


Mesin las tipe ini kerap dipakai untuk bengkel-bengkel yang memiliki beberapa jenis tugas yang berbagai macam, hingga tak perlu menukar-ganti las untuk pengelasan berlainan.


Macam Macam Alat Las Adalah
Macam Macam Alat Las Adalah

Jenis Las Argon

Salah satunya proses las yang cukup terkenal di kelompok masyarakat pemula ialah las argon. Las argon banyak dikenali warga sebagai pengelasan yang beresiko untuk kesehatan tapi mempunyai gaji yang lumayan tinggi. Sebetulnya apa sich las argon?


Nama las argon datang dari kata "Argon" yang sebuah elemen kelompok gas mulia yang mempunyai nama yang serupa dengan simbol Ar. Disebutkan las argon karena pengelasan yang diartikan mengikutsertakan elemen Argon dalam prosesnya.


Jenis Las Argon sendiri dalam pengelasan berperan sebagai gas perlindungan (shielding gas), karena karakternya yang mulia (inert) hingga gas itu tidak bereaksi dengan lingkungan sekelilingnya. Karakter itu jadikan gas Argon sebagai perlindungan yang cukup bagus saat proses pengelasan.


Program gas Argon ialah pada pengelasan MIG (Metal Inert Gas) dan TIG (Tungsten Inert Gas). Tetapi umumnya yang diartikan warga pemula sendiri saat menyebutkan las argon ialah pengelasan TIG. Artikel ini akan mengulas beberapa point utama berkaitan las argon (Tungsten Inert Gas).


Mesin Las Argon

Macam macam alat las selanjutnya ialah mesin las argon. Untuk mengawali kerjakan sebuah tugas pengelasan TIG diperlukan beberapa perlengkapan. Perlengkapan yang penting disiapkan sedikit banyak daripada perlengkapan las listrik secara umum. Jika kita memperbandingkan pengelasan stik (SMAW) dengan pengelasan argon, karena itu akan kelihatan bedanya.


Di mana kemiripan ke-2 nya cuman pada trafo las, umumnya trafo las yang tersebar di pasar bisa dipakai sebagai trafo las SMAW dan GTAW. Disamping itu tidak lagi ada kemiripan lain dilihat dari perlengkapan yang diperlukan. Perlengkapan GTAW antara lain seperti berikut:


Perlengkapan Las Argon

  • Power Source

Power Source sebagai sumber energi yang dipakai untuk menghidupkan busur listrik pengelasan GTAW. Listrik yang dari setop contact dirubah oleh serangkaian transformer tahap up pada power source hingga mempunyai tegangan dan arus listrik yang lumayan tinggi untuk dipakai mengelas. Output dari mesin las dapat berbagai - jenis bergantung dari typenya.


Mesin las dapat hasilkan listrik arus sama arah (Direct Current), arus bolak - balik (Alternating Current), atau ke-2 nya dengan memencet tombol pada mesin las untuk menukar jenis arus keluarannya. Khusus pada mesin las GTAW, ada fungsi-fungsi tambahan sebagaimana untuk regulator gas shielding dan kendalian pada kontrol pedal.


  • Inert Gas Suplai

Inert Gas Suplai ialah tabung silinder yang berisi gas mulia (inert) yang dipakai untuk menyuplai keperluan gas perlindungan kawat las. Tabung gas yang dipakai mempunyai kemampuan bermacam, dimulai dari 1 m3 sampai 10 m3. Secara umum proses las GTAW memang memakai gas mulia argon. Namun gas mulia helium banyak juga dipakai jika argon terlampau sangat jarang untuk dipakai.


Pada beberapa kasus pengelasan GTAW memakai jenis gas aktif seperti karbon dioksida (CO2) pada pengelasannya. Gas mulia yang umum dipakai mempunyai tingkatan-tingkatan kemurnian, yang umum ialah welding grade atau industrial grade, dengan standard kemurnian yang cukup.


High purity grade mempunyai kemurnian semakin tinggi dari industrial grade dan ultra-high purity mempunyai tingkat kemurnian 99.99% menjadikan mempunyai jenjang paling tinggi dalam soal kemurnian.


  • Flowmeter dan Regulator

Flowmeter dan Regulator ialah sisi yang berperan untuk atur pergerakan saluran gas dari silinder supply. Selainnya katup membuka tutup yang ada di tabung supply, regulator mempunyai katup untuk atur penekanan kerja gas perlindungan. Regulator diperlengkapi dengan 2 tanda yang masing - masing berperan untuk ketahui penekanan kerja gas dan volume gas yang masih ada.


Masih jadi satu serangkaian ada flowmeter yang berperan untuk atur pergerakan debet saluran gas. Untuk tentukan pergerakan debet saluran gas sendiri bergantung pada jenis gas, status pengelasan, dan keadaan sekitaran tugas pengelasan berangin atau mungkin tidak.


Beberapa jenis regulator, terutamanya pada regulator gas CO2, diperlengkapi dengan pemanas yang berperan untuk menahan terciptanya uap air karena reaksi dengan udara disekelilingnya.


  • Cooling Water

Cooling Water berperan untuk mendinginkan torch supaya tidak terlalu panas karena tugas las yang terus-terusan. Karena pengelasan GTAW umumnya dilaksanakan secara terus-terusan dengan panas yang dibuat oleh busur listrik dapat capai 3.000 derajat C hingga untuk kurangi kerusakan pada torch beberapa mode torch diperlengkapi dengan proses pendinginan.


Untuk torch yang bermodel self-insulated atau air-insulated pendinginan datang dari saluran udara dan gas perlindungan. Tapi untuk mode water-insulated ada selang insulasi khusus yang masuk pada torch handle. Selang itu berperan untuk mensirkulasikan air supaya panas pada torch dapat terdistribusikan lewat air yang mengucur itu.


  • Foot Pedal Fine Kontrol

Foot Pedal Fine Kontrol ialah satu alat yang berperan untuk atur kecil besarnya arus yang dipakai di saat pengelasan sedang berjalan. Khusus pada pengelasan GTAW yang condong sulit, alat ini banyak memiliki manfaat, sebagaimana untuk menolong menghidupkan busur listrik tanpa perlu berkontak di antara elektroda dengan logam induk dan untuk menahan crater crack dengan mematikan busur listrik dengan bertahap.


Disamping itu, untuk menahan berlangsungnya cacat burn through dan lack of fusion umumnya welder akan manfaatkan peranan dari pedal ini.


  • Welding Torch

Welding Torch ialah sisi yang dikontrol oleh welder di saat tugas pengelasan berjalan. Torch terutamanya untuk GTAW mempunyai sisi yang cukup sulit bila dibanding proses yang lain yang condong lebih simpel. Pada bagian belakang, ada banyak proses inlet dan toko.


Seperti electrode cable yang bawa arus listrik dari mesin las, gas hose yang disebut selang gas perlindungan, water inlet and toko hose yang berperan mensirkulasikan air untuk pendingin torch pada water-insulated torch.


Seterusnya ada torch handle yang berperan sebagai tempat pegangan welder dalam operasi pengelasan. Cap berperan untuk tutupi ujung elektroda yang umumnya terlampau panjang supaya tidak ter mengekspos saat beraliran listrik sebab bisa beresiko jika terjadi contact arus pendek yang tidak diharapkan.


Collet berperan untuk menjepit elektroda supaya tidak berubah di saat dipakai. Gas orifice nut ialah sebuah baut untuk tempatkan gas orifice yang berperan untuk menyemprot gas perlindungan ke wilayah kawah las.


Gas nozzle berperan untuk arahkan semprotan gas supaya terkumpul di titik kawah las yang memerlukan pelindungan gas. Tungsten electrode ialah elektroda tungsten yang dipakai untuk menghidupkan busur, elektroda ini sebagai jenis elektroda tidak terumpan karena mempunyai titik lebur yang semakin tinggi bermaterial yang di las dan cuman digunakan pada GTAW.


Demikian artikel mengenai macam macam alat las beserta penjelasan lainnya. Semoga bermanfaat, dan terimakasih telah berkunjung ke bacahape.com, salam sukses selalu.