Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Detail Sambungan Baja WF Yang Benar

Detail sambungan baja wf itu ada 6. Detil-detil ini akan kerap anda jumpai. Terutamanya pada tugas konstruksi dak baja.


Mulai yang ber-anggaran beberapa ratus juta, sampai beberapa ratus miliar. Tentu mengaplikasikan mekanisme sambungan baut dan las, pada tiap komponennya. Karena sampai saat ini belum dapatkan sistem lain untuk menjadikan satu material baja. Selainnya ke-2 cara itu.


detail sambungan baja wf
Detail sambungan baja wf


Pemahaman Balok dan Kolom Baja WF

Ialah 2 tipe elemen susunan yang dibuat bermaterial baja profile. Yang bersama bekerja sebagai penunjang beban yang terjadi pada konstruksi bangunan. Walaupun dengan status penempatan yang lain. Tetapi ketidaksamaan itu juga, yang menyebabkan peranan ke-2 elemen lebih detil.


Yakni kolom baja bekerja menyokong beban pencet aksial secara vertikal. Dan balok baja menyokong beban secara horizontal, dan salurkan ke tiang kolom, seperti apasih detail sambungan baja wf? simak lengkap artikelnya.


Perlu anda kenali kombinasi di antara balok dan kolom baja ini kerap sebutkan dengan portal. Anda bisa membaca beberapa istilah yang terkait mengenai baja. Karena harus kita mengakui susunan baja selalu terlilit dengan pengkajian-kajian ilmiah. Tidak kecuali untuk memutuskan detil sambungan balok baja ini.


Beberapa jenis Balok dan Kolom Baja WF


Pada umumnya detail sambungan baja wf  ada 2 jenis, yakni:

  1. Tatap muka balok dengan kolom
  2. Gabung antara sama-sama balok


Nach yang anda baca sekarang ini ialah yang pertama. Dalam pada itu gabung balok dan kolom sendiri terdiri 2, yakni:

  • Detai sambungan balok terjadi pada flange kolom
  • Dan sambungan yang ada pada situs


Permukaan Balok Pada Flange Kolom Baja WF

Perlu anda kenali material yang terbaik untuk kolom, atau balok ialah baja profile WF dan H-Beam. Ke-2 material ini sama mempunyai flange (sayap). Nach saat sebuah balok WF 250x125x6x9.


Akan anda ikat dengan kolom, yang dibuat dari H-Beam 300x300x10x15. Dengan status penempatan pada sayap. Karena itu mode tatap muka bisa anda aplikasikan, sama dalam gambar ini.


detail sambungan baja wf
Detail Sambungan Baja WF

Info gambar detail sambungan baja wf

Detil sambungan baja wf nomor 1, terhitung yang paling ringkas dan termasuk kuat. Karena semua penampang balok menempel pada flange H-Beam. Cukup dengan memakai 2 tipe elemen, yakni:


  • Plat rekat T=10 mm, memiliki ukuran ≤ 125×260 mm
  • Baut mur Ø5/8" HTB (A-325) sekitar 6 biji


Dan untuk perkokohan kolom H-Beam, cukup hanya menambahkan 2 biji stiffner. Anda pasang rata dengan plat rekat balok. Yakni dengan memakai plat baja T= 10 mm. Supaya sesuai ketetapan ≤ tebal situs (t1) kolom.


Info gambar detil 2 detail sambungan baja wf

Gambar detail sambungan baja wf yang kedua. Balok tersambung dengan kolom lewat elemen mediator, yaitu plat rekat. Berlainan dengan detil 1.


Hingga mode sambungan ini jarang-jarang aplikasikan. Karena balok kurang kuat. Sesudah terima beran berat kerap alami puntir. Apa lagi jika penempatan plat simpul cuman 1 biji. Walau sebenarnya semestinya ialah 2. Yaitu segi kanan dan kiri situs balok.


Dan keterangan detil 3 detail sambungan baja wf

Gambar 3 sebagai yang terbaik dari 6 detail sambungan baja wf. Sampai sekarang ini tipe sambungan semacam ini ialah terpopuler untuk sebuah kontruksi bangunan.


Bahkan juga untuk gabung konsol dan kuda-kuda juga mengaplikasikan mode ini. Secara visual bisa anda saksikan perbandingannya dengan gambar 1 dan 2. Dari dimensi plat dan jumlah baut mur. Semuanya 2x dari mode sambungan awalnya.


Disamping itu balok WF mempunyai perkokohan extra, yakni hounch/couph. Atau dalam istilah lokal komponen ini disebutkan sumpil atau dagu.


Sambungan balok dengan situs kolom

Maknanya balok baja tersambung dengan kolom dengan sambungan baut yang ada pada situs kolom. Silakan anda lihat 3 detail sambungan baja wf ini.


Mode sambungan tipe A

Sambungan tipe A persis sama dengan detil 1. Yang lain ialah letak detail sambungan baja wf. Perlu anda kenali karena gabung balok terjadi pada situs kolom.


Karena itu anda harus membuat lubang baut pada kolom. Dan kemungkinan hal tersebut akan kurangi kemampuan kolom. Karena tebal situs (t1) selalu lebih tipis dibanding flange. Yaitu hanya 10 mm (Kolom memakai H-Beam 300x300x10x15).


Mode sambungan tipe B

Mengaplikasikan detil sambungan balok baja tipe B. Memiliki arti anda wajib melakukan pengelasan plat rekat pada situs. Apabila plat rekat yang anda pakai ialah 2 biji.


Maknanya pengelasan harus terjadi 2x. Hal tersebut bisa menyebabkan perlemahan kolom. Khususnya di titik sambungan itu. Oleh karenanya sistem ini kurang akrab sampai sekarang ini.


Dan gabung balok tipe C

Dan untuk gabung balok tipe C, ialah yang terbagus. Dimensi elemen sambungan ini sama dengan detil sambungan 3. Penting anda kenali , balok tidak langsung tersambung situs kolom.


Tapi lebih dulu memasangkan elemen tambahan, yang dibuat dari WF 250x125x6x9 iris. Dan sebagai pengaku WF iris itu dipasang stiffner, yang sekalian berperan sebagai tutup. Di bagian bawah atau atas elemen.


Kesimpulan Detail Sambungan Baja WF

Penjelasan detail sambungan baja wf ini bisa anda adopsi untuk sambungan elemen susunan lain. Tetapi lebih dulu mempertimbangkan kemampuan baut mur. Misalkan untuk detil 2 dan tipe B, selainnya untuk sambungan balok kantilever, konsol dan kuda-kuda. Dapat anda aplikasikan pada regel (tie beam). Dengan 1 persyaratan, semua material dibuat dari profile WF atau H-Beam.