Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Baselin Dalam Proyek Berikut Penjelasannya Secara Lengkap

Daftar Isi [Lihat]
Baseline merupakan acuan yang dibuat sebagai pembanding. Di dalam dunia proyek, hal ini digunakan untuk menghitung berapa jumlah kebutuhan dasar di awal dengan kebutuhan di akhir sebauh proyek.

Pengertian Baselin Berikut Penjelasannya Secara Lengkap

Pengertian Baselin Dalam Proyek Berikut Penjelasannya Secara Lengkap

Didalam sebuah proyek, baseline di gunakan sebagai alat ukur seberapa baik proyek itu berjalan, pengukuran ini dapat menggunakan angka-angka berupa berapa jumlah biaya produksi yang di keluarkan apakah sebanding dengan hasilnya.

Secara singkat, baseline adalah acuan yang masuk akal untuk pembanding yang digunakan sebagai bahan evaluasi suatu produk atau proyek. Baseline atau acuan ini seringkali digunakan pada saat rapat akhir tahun atau penutupan buku saat laporan keuangan, hal ini bertujuan untuk memudahkan pentuan anggaran biaya pada projek selanjutnya.


Analisis Laporan Keuangan Menggunakan Baselin

Penggunaan baselin pada saat laporan keuangan berguna untuk mempermudah melacak angka-angka yang muncul pada saat leporan keuangan, mulai dari awal dikeluarkannya anggaran sampai dengan anggaran terahir yang dikeluarkan.

Apakah angka itu sebanding dengan angka produksinya atau bahkan kurang. Secara singkat baselin di laporan keuangan adalah mempermudah melacak historis anggaran keuangan.


Baseline di dalam Penganggaran

Anggaran suatu proyek harus sesuai dengan realita kebutuhan dilapangan tidak boleh lebih ataupun kurang, lawaupun dilapangan banyak terjadi penambahan anggaran namun standar anggaran suatu proyek harus ditetapkan, dalam hal ini baselin digunakan untuk menetapkan apakah nominal anggaran tersebut masuk akal dan sesuai kebutuhan dilapangan.

Secara singkat, baselin adalah biaya dasar yang ditetapkan dalam suatu proyek dan biasanya dirinci sesuai dengan kategori biaya dan periode waktu.

Misalkan disuatu proyek baselinnya Rp 500 juta setiap bulannya, namun pada bulan ketiga proyek berjalan, perusahaan membutuhkan alat berat yang harganya Rp 700 juta, berarti Rp 200 merupakan angka yang melebihi baseline. Untuk itu perlu adanya evaluasi anggaran terbaru.

Baseline Schedule

Baseline Schedule merupakan perencanaan awal dalam suatu proyek kontruksi yang hal ini disetujui oleh stakeholder . Karena baselin ini tidak bisa diganggu-gugat karena menjadi patokan untuk mengukur kinerja suatu proyek maka penetapa ini harus benar-benar realistis.


Baseline Analisis Horizontal & Keuntungannya

Pengertian analisis horizontal sebenarnya nama lain dari baseline yang kegunaannya untuk mengetahui informasi keuangan sebuah proyek mulai dari jangka waktu bulanan, tahunan atau triwulan, hal ini disesuaikan dengan kebutuhan proyek itu sendiri.

Periode awal dalam analisa ini dinamakan sebagai periode baseline. Semua periode berikutnya kemudian sebagai persentase baseline. Artinya jika pendapatan atau kinerja suatu proyek pertama dan kedua sama dengan baselin itu artinya proyek tersebut sukses 100 persen.

Penggunaan analisis horizontal ini bertujuan mempermudah untuk mengetahui tren apa yang sedang terjadi. Apakah ada penurunan, stagnan dan juga perkembangan. Hasil pengamatan ini bisa digunakan untuk membantu menganalisa kinerja keuangan secara menyeluruh.


Poin Penting Dalam Menggunakan Baselin yaitu

1.  Gambaran yang jelas tentang penjadwalan suatu proyek. Hal ini bertujuan untuk memantau kinerja tim sesuai dengan pencana proyek.


2. Dapat melacak secara rinci kebutuhan pendaan suatu proyek dalam kurun waktu yang di butuhkan


3. Menjadi acuan pada saat evaluasi kinerja. Evaluasi dalam suatu proyek sangat dibutuhkan untuk kemajuan proyek.


4. Pembanding kinerja dari proyek satu ke proyek selanjutnya agar ditemukan kekurangan dan kelebihan yang selama ini berjalan. Semakin perusahaan berbenah sesuai dengan baselin yang telah digunakan semakin baik kualitas perusahaan tersebut.


5. Memantau keuangan agar tidak terjadi penggelapan dana proyek. Hal ini sangat penting karena dapat digunakan sebagai alat kontrol masing-masing divisi tentang keuangannya.


Demikian tadi penjelasan mengenai pengertian Baselin yang digunakan untuk menganalisa kinerja suatu proyek. Semoga bermanfaat jangan lupa kunjungi info dunia proyek aktual disini.