5 Aspek Penting dalam Study Kelayakan Proyek
Apa itu study kelayakan proyek dan seberapa penting untuk keberhasilan proyek? Study kelayakan tentu sangat penting untuk mengantisipasi kegagalan proyek. Karena setiap proyek yang akan Anda lakukan pastinya memiliki ambisi untuk meraih kesuksesan.
Sebab jika proyek yang Anda lakukan gagal maka akan mengakibatkan kerugian baik dalam riil dan material.
Di bawah ini kami akan membahas pengertian, menentukan aspek melalui proses analisa dan siapa saja yang wajib membuat study kelayakan ini.
Berikut 5 Aspek Penting dalam Study Kelayakan Proyek
Study kelayakan proyek penting sekali untuk Anda lakukan sebelum Anda memutuskan untuk menjalankan suatu proyek. Biasanya berisi berbagai macam analisa dari seluruh aspek yang akan mempengaruhi proyek, termasuk sosial budaya dan ekonomi.
Study kelayakan berfungsi untuk mengetahui apakah proyek yang akan Anda jalankan membuahkan keuntungan atau tidak. Beberapa pihak yang dapat Anda berikan tanggung jawab untuk membuat study kelayakan proyek adalah stakeholder. Berikut ini beberapa yang termasuk stakeholder dalam suatu proyek :
1. Investor
Tentu saja pertimbangan para investor saat berinvestasi adalah untung yang akan Anda peroleh dari proyek. Para investor mengambil bagian saham pengelola dan nantinya mereka akan mendapat keuntungan sesuai dengan besarnya saham yang mereka ambil.
Ada juga model investor yang menanam modal saja tanpa mau ambil bagian saham pengelola. Jadi, keuntungannya bisa Anda atur melalui perjanjian investasi antara pengelola dengan investor. Di sini jelas sekali bahwa investor harus melakukan study kelayakan proyek sebelum berinvestasi.
2. Kreditor
Kreditor ialah orang atau lembaga yang memberi pinjaman uang dengan pengembalian dengan cara yang telah mendapatkan kesepakatan. Tentu saja berbeda dengan investor, ia biasanya dapat keuntungan dari pengembalian dana dan bunga yang telah mendapat kesepakatan bukan dari saham.
3. Develop
Tentu saja adalah orang yang mengelola proyek. Mereka yang sangat membutuhkan study kelayakan ini, mengingat banyak sekali aspek yang harus Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk melanjutkan sebuah proyek.
4. Pemerintah
Dalam skala besar, pertimbangan pemerintah sangat penting untuk mengetahui apakah proyek tersebut berpengaruh terhadap perekonomian nasional atau tidak. Pemerintah tidak berharap mendapat keuntungan seperti investor dan kreditor dalam proyek tersebut.
Pemerintah mengharapkan proyek tersebut bisa membuka banyak lapangan pekerjaan untuk masyarakat yang belum bekerja. Juga proyek tersebut bisa berkontribusi dalam perekonomian nasional dengan memberi pemasukan melalui pajak-pajak.
Itulah keempat pihak yang sangat kami anjurkan untuk membuat study kelayakan sebelum mengurus sebuah proyek. Bila Anda belum mengetahui bagaimana cara membuat study kelayakan proyek dan apa saja yang harus Anda lakukan untuk menganalisa, di bawah ini kami akan menjelaskannya.
Beberapa Aspek yang Harus Dianalisa
Ada banyak sekali aspek yang mempengaruhi sebuah proyek dan semua harus dianalisa terlebih dahulu. Di bawah ini kami merinci beberapa aspek penting yang tidak boleh ditinggalkan dalam pembuatan study kelayakan :
1. Aspek Pasar
Aspek pasar menjadi aspek terpenting karena permintaan pasar adalah dasar dari munculnya sebuah produk. Jadi, study ini agar Anda bisa tahu seberapa besar permintaan orang terhadap produk yang akan dipasarkan. Juga agar tahu bagaimana cara menempatkan produk agar mendapat keuntungan.
Beberapa hal yang harus dianalisa pada aspek pasar adalah sebagai berikut :
• Banyaknya peminat terhadap produk yang akan dijual
• Tingkat persaingan dan strategi apa yang digunakan pesaing
• Pangsa pasar
Keuntungan menganalisa ketiga hal di atas Anda jadi lebih bisa mempersiapkan metode pemasaran dan produk yang lebih baik dari pesaing. Pertimbangkan lebih dulu tingkat permintaan pasar untuk selanjutnya langsung merancang strategi dan program penjualan yang akan dipasarkan.
2. Aspek Teknis
Aspek yang satu ini tak kalah penting untuk menganalisa apakah gagasan ide proyek dapat dijalankan secara teknis atau tidak.
Teknis di sini meliputi beberapa aspek lagi sebagai berikut :
• Lokasi yang akan dikembangkan
• Bahan yang akan digunakan
• Alat pendukung
• Adanya teknologi
• Ketersediaan keterampilan SDM
• Dana
• Legalitas lahan dan perusahaan
Ada dua hal pokok dari aspek teknis ini yaitu rencana pengoperasian (bahan baku, biaya) dan pengembangan (fasilitas, sarana, tenaga ahli). Jadi, perencanaan teknis ini sangat penting apakah sebuah proyek layak dilanjutkan atau tidak.
3. Aspek Finansial
Aspek ini adalah aspek yang berkaitan dengan semua keuangan pada sebuah proyek. Analisa keuangan berfungsi agar Anda mendapat gambaran keuntungan, keawetan proyek dan pembayaran investasi.
Keputusan untuk mengambil investasi yang menginginkan keuntungan jangka panjang seringkali berdampak buruk pada kelangsungan perusahaan. Jadi, sebelum melakukan investasi lebih dulu kaji aspek ekonomi dan financial.
Beberapa hal yang harus dianalisis dalam aspek finansial adalah sebagai berikut :
• Sumber investasi
• Jumlah investasi
• Struktur permodalan
• Analisa aliran kas
• Rencana alokasi dana
• Analisa nilai waktu
• Biaya operasional
• Harga pokok produksi
• Rugi laba
• Jumlah pendapatan
• Laba bersih
• Biaya operasional
Untuk tahu dana-dana yang harus Anda hitung, tentu saja analisa terlebih dahulu aspek-aspek yang lain. Aspek finansial harus Anda buat berdasar data yang tercantum pada analisa aspek lain dan ia akan menghitung berapa jumlah biaya yang Anda perlukan.
4. Menganalisa Manajemen
Analisa manajemen berhubungan dengan pihak yang akan bertanggung jawab terhadap proyek yang akan Anda jalankan. Aspek ini sangat penting untung menunjang proyek berjalan lancar dan berumur panjang. Meski proyek ditunjang dengan finansial yang kuat akan tetap gagal jika manajemen buruk.
Beberapa hal yang tidak boleh Anda lewati untuk dianalisis dalam aspek manajemen adalah sebagai berikut :
• Manajemen pengelola proyek
• Bentuk badan usaha
• Struktur organisasi proyek
• Menentukan tanggung jawab setiap pelaksana
• Struktur kepemilikan
• Memberi fasilitas untuk setiap pelaksana
• Strategi pengendalian dan pengawasan
Umumnya analisis manajemen terbagi menjadi dua hal inti manajemen operasional dan waktu.
5. Menganalisa Resiko
Resiko adalah akibat yang tidak ingin terjadi ketika melakukan sesuatu termasuk ketika akan menjalankan sebuah proyek. Karena itu penting sekali untuk lebih dulu menganalisa resiko sebelum melanjutkan proyek agar mengantisipasi timbulnya kerugian akibat resiko.
Resiko dalam sebuah perusahaan juga terbagi menjadi dua yaitu :
➤ Resiko yang sulit dikendalikan.
Misal: resiko terjadinya penipuan dari pihak-pihak tak bertanggung jawab, resiko kebakaran, dan lainnya.
➤ Resiko yang bisa dikendalikan.
Misal: ketika perusahaan hendak membuat produk baru, membangun pabrik baru atau membeli sebuah perusahaan lain.
Selain dua resiko di atas juga ada banyak hal yang penting sekali Anda perhatikan pada aspek resiko ini. Beberapa hal tersebut adalah:
• Resiko target tidak tercapai dalam waktu yang sudah ditentukan
• Kondisi makro ekonomi Negara
• Kalah saing dengan kompetitor
• Adanya perubahan regulasi pemerintah
Itu adalah beberapa hal yang masih dalam cakupan manajemen risiko yang harus Anda perhatikan. Setelah mengetahui beberapa aspek yang harus ada dalam pembuatan study kelayakan proyek, Anda bisa lebih mudah belajar membuatnya.
Aspek-aspek yang sudah kami jelaskan di atas tidak bisa Anda anggap remeh. Terutama di dalam pembuatan study kelayakan proyek, karena kelimanya saling berhubungan dan sama pentingnya.
Demikian artikel tentang 5 Aspek Penting dalam Study Kelayakan Proyek, semoga bermanfaat untuk menambah wawasam dalam dunia proyek.
Jangan lupa kunjungi juga artikel tentang Fakta Dunia Proyek yang penting untuk diketahui bagi pekerja proyek atau yang akan terjun di dunia proyek, artikel selengkapnya disini.
