Mau Operasi Keperawanan? Kenali Dulu Prosedurnya!
Keperawanan sangat berkaitan dengan selaput dara. Selaput dara diklaim sebagai simbol keperawanan. Ini merupakan selaput tipis yang berada di pembukaan pada area vagina. Wanita yang sudah melakukan hubungan seksual penetrasi dengan pria tidak lagi memiliki selaput dara karena telah robek saat penetrasi penis. Namun, ternyata saat ini sudah ada operasi keperawanan yang diklaim dapat mengembalikan keutuhan selaput dara.
Wanita akan merasa percaya diri apabila kembali “perawan” alias kembali memiliki selaput dara. Untuk mengembalikan keutuhan selaput dara Anda dapat melakukan operasi keperawanan yang kini sudah hadir di Indonesia.
Cara kerja operasi keperawanan
Operasi keperawanan dilakukan dengan menyatukan kembali selaput dara yang sobek dengan melakukan penjahitan. Namun, operasi dengan menyatukan selaput dara ini harus dilakukan dalam waktu dekat setelah wanita kehilangan selaput daranya untuk pertama kali. Pasalnya, dokter membutuhkan sisa-sisa selaput dara yang bisa dijahit kembali.
Selain itu, dokter juga bisa membuat selaput dara baru dengan menggunakan darah buatan yang dibuat dari gelatin. Metode ini akan membuat wanita mengeluarkan “darah keperawanan” lagi saat melakukan penetrasi. Setelah menjalain operasi keperawanan, dokter akan menghimbau pasien untuk tidak melakukan hubungan seks selama beberapa waktu ke depan. Dokter juga akan meresepkan obat untuk menghilangkan infeksi.
Biaya operasi keperawanan
Tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk melakukan operasi keperawanan. Di Indonesia, Anda bisa melakukan operas pengembalian selaput dara dengan tarif 12 – 15 juta. Sementara di luar negeri harga termurah untuk operasi keperawanan adalah 30 juta.
Namun, Anda juga harus mempertimbangkan biaya medical checkup sebelum operasi dan biaya untuk rawat inap jika diperlukan. Operasi keperawanan adalah jenis operasi ringan yang umumnya bisa selesai dalam waktu beberapa menit.
Apakah perlu melakukan operasi keperawanan?
Setiap orang memiliki alasan tersendiri untuk memilih melakukan operasi keperawanan. Ada yang ingin mengembalikan keperawanan setelah pernah melakukan penetrasi dengan pasangan sebelumnya, ada yang hanya ingin membahagiakan pasangan, dan ada yang untuk kepentingan komersial, seperti pekerja seks. Asalkan menurut Anda keberadaan selaput dara ini penting, maka tidak ada salahnya untuk melakukan operasi keperawanan.