Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Media Lukis Karya Finger Painting Adalah: Penjelasan Dan Manfaatnya

Daftar Isi [Lihat]

Media lukis karya finger painting adalah memakai jemari dan tangan dengan cat air tanpa memakai kuas. Finger painting maknanya lukisan jemari, disebutkan begitu karena melukisnya dengan jemari memakai bahan cair cat atau tinta.


Media Lukis Karya Finger Painting Adalah
Media Lukis Karya Finger Painting Adalah


Finger painting adalah aktivitas melukis dengan memakai jemari. Bila secara umum melukis selalu memakai kuas atau perlengkapan yang lain, finger painting malah tidak memakai perlengkapan itu. Media lukis karya finger painting adalah harus mencelupkan jari-jarinya ke cat supaya bisa melukis sama sesuai kreasi masing-masing.


Aktivitas finger painting kerap membuat beberapa orangtua cemas karena langsung memakai jemari untuk melukis. Seperti yang kita kenali, cat memiliki kandungan bahan kimia yang paling beresiko bila ketelan.


Sementara anak-anak, terutamanya balita, seringkali masukkan tangannya ke mulut. Lumrah bila beberapa orangtua cemas anaknya akan ikut menelan cat finger painting yang melekat pada tangan mereka.


Nach, supaya anak-anak dapat lakukan finger painting dengan aman, baca cara-cara membuat media lukis karya finger painting adalah sebagai berikut:


  • Persiapkan Beberapa bahan Finger Painting yang Aman

Untuk menghindar resiko cat ketelan oleh anak-anak, buat sendiri cat finger painting yang aman untuk anak-anak. Persiapkan beberapa bahan berikut sesaat akan proses pembikinannya:


  1. ½ cangkir Tepung Kanji (Maizena)
  2. 3 sdm Gula
  3. ½ sdt Garam


  • Cangkir Air Dingin

Bahan warna Makanan (beberapa macam warna) Glitter


  • Masak dalam Wajan Anti Lekat

Proses pembikinan cat yang aman untuk finger painting dapat dilaksanakan dengan memakai wajan anti lekat. Wajan ini ditempatkan di atas api yang kecil supaya beberapa bahan didalamnya tidak hangus. Setelah itu, masukan semua adonan ke wajan. Masak seluruh bahan ini sepanjang 10-15 menit.


  • Aduk Adonan Sampai Mengental

Saat mengolah adonan cat finger painting, aduk semua adonan secara perlahan-lahan sampai teksturnya mengental. Jauhi diamkan adonan untuk waktu lama karena adonan tetap hangus walau Anda telah memakai wajan anti lekat.


Cat akan mengental pada beberapa tahap akhir. Pada tingkatan ini seharusnya Anda tidak menambah beberapa bahan yang lain. Saat teksturnya telah kental, api matikan dan diamkan catnya sampai dingin.


  • Taruh Adonan ke Tempat Kecil

Jika adonan catnya telah dingin, waktunya untuk mengalihkan cat itu ke tempat-wadah kecil. Pakai cup es cream untuk tempatkan cat. Pisah adonan jadi 4-5 tempat supaya warna cat yang dibuat makin bertambah.


  • Tambah Bahan warna

Untuk membikin adonan jadi cat yang pas untuk memberikan dukungan aktivitas finger painting, tambah bahan warna baju atau makanan pada tiap tempat cup es cream. Upayakan untuk beli bahan warna yang berbeda supaya Anda dapat mendapat semakin banyak warna.


Sesudah menambah bahan warna, aduk dengan sendok sampai pewarnanya tercampur ke semua sisi adonan. Bila pewarnanya terbatas, coba campur beberapa warna berlainan untuk hasilkan warna lain, seperti menambah bahan warna biru dan merah untuk hasilkan warna ungu.


  • Campur dengan Glitter

Cara yang ini cuma berlaku untuk anak-anak yang pahami jika cat finger painting bukan untuk dikonsumsi atau dimasukkan pada mulut. Bila anak telah pahami ini, tambah glitter ke adonan cat untuk membikin penampilannya jadi makin memikat.


  • Siapkan Tempat untuk Membuat Finger Painting

Jika catnya siap, sekarang Anda perlu mempersiapkan beberapa bahan yang lain untuk memberikan dukungan aktivitas ini. Siapkan kertas karton tebal sebagai media melukis anak. Diamkan sang kecil berkreatifitas membuat lukisan di karton itu.


Janganlah lupa untuk memberikan alas pada lantai supaya catnya tidak mengotori lantai. Disamping itu, persiapkan tempat berisi air bersih untuk anak membersihkan tangan saat akan ganti warna cat.


  • Dampingi Anak Membuat Finger Painting

Waktunya membuat finger painting berdasar kreativitas buah kesayangan Anda! Minta anak untuk tempelkan telapak tangan atau jarinya ke cat, lalu pandu dia untuk membikin gambar yang sesuai kemauannya. Saat sebelum ganti ke warna lain, tujukan anak untuk mencuci tangannya lebih dulu pada air bersih yang ada.


Langkah membuat cat finger painting ini benar-benar gampang, kan? Selainnya gampang, Anda juga menjadi lebih irit karena tak perlu beli perlengkapan cat finger painting kembali. Memberikan dukungan anak berkreatifitas murah kok.




Tags: alat dan bahan finger painting, sejarah finger painting, contoh finger painting, kegiatan finger painting untuk anak tk, finger painting kelas 1 sd, ciri ciri hasil karya lukisan dengan finger painting, setelah adonan mengental adonan diberi, finger painting tema binatang


Manfaat Melukis Dengan Finger Painting

Tiap aktivitas tentu mempunyai arah yang hendak diraih oleh anak yangmelakukan aktivitas itu. Selainnya arah yang bisa diraih satu aktivitas dapat berguna untuk anak yang lakukan aktivitas itu. Finger painting banyak memiliki arah dan faedah yang bisa didapat atau dirasa oleh anak umur dini. Arah akan terwujud jika terjadi hubungan di antara guru dengan siswa hingga ada proses timbal baliknya.


Arah aktivitas finger painting yakni bisa meningkatkan gestur lewat media lukis dengan pergerakan tangan, meningkatkan fantasi, khayalan, dan kreativitas, latih otot-otot tangan jemari, koordinir otot dan mata, latih kemahiran memadukan warna, memupuk hati pada pergerakan tangan dan memupuk keelokan.


Secara eksklusif arah finger painting adalah latih ketrampilan tangan, kelentukan, kerapihan, dan keelokan. Searah dengan opini Sumanto jika aktivitas finger painting bisa menolong anakuntuk latih pergerakan badan.


Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, lentuk adalah berkeluk atau gampang dibengkok-bengkokkan (tidak kaku). Dan kerapihan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalahbaik, teratur, dan bersih; bagus. Hal yang dilihat periset adalah kerapihan hasil finger painting anak. Dalam masalah ini periset memperhatikan kelentukan jemari anak pada proses finger painting.


Dalam aktivitas finger painting yang sudah dilakukan, anak disuruh membuat guratan dalam skema lingkaran pada kertas yang sudah disiapkan. Agar bisa penuhi skema lingkaran dengan cat diperlukan kelentukan jemari supaya hasil finger painting anak bisa rapi.


Dan kerapihan menurut KamusBesarBahasaIndonesiaadalah baik, teratur, dan bersih; bagus. Hal yang dilihat periset adalah kerapihan hasil finger painting anak.


Dari opini di atas bisa diambil kesimpulan jika aktivitas finger painting bisa berguna sebagai aktivitas yang bisa latih motorik lembut anak yang mengikutsertakan otot-otot tangan atau jemari, koordinir otot dan mata, memupuk hati pada pergerakan tangan, dan bisa meningkatkan gestur lewat media lukis dengan pergerakan tangan.


Dalam soal memupuk hati pada pergerakan tangan bisa disaksikan saat anak usaha memberi warna pada skema pada kertas tanpa keluar garis. Ini memerlukan kehati-hatian supaya hasil karya anak kelihatan rapi.


Kelentukan jemari benar-benar berperanan peting dalam masalah ini untuk hasilkan karya dengan rapi. Karenanya, kelentukan dan kerapihan jadi poin utama untuk ketahui sejauh mana kekuatan motorik lembut anak pada aktivitas finger painting.


Karena aktivitas ini bisa menolong meningkatkan kekuatan motorik anak karena itu aktivitas ini bisa menjadi satu diantara aktivitas yang bisa diputuskan oleh guru atau pengajar untuk menolong meningkatkan kekuatan motorik anak.


Dengan kekuatan motorik yang bagus karena itu kekuatan ketrampilan tolong diri seperti kenakan pakaian dan menjaga diri akan makin baik. Aktivitas finger painting ini bisa menolong anak untuk latih pergerakan badan (Slamet Suyanto, 2005a: 132).


Menurut Slamet Suyanto (2005a: 132) kekuatan mengatur pergerakan badan penting dalam beragam faktor kehidupan. Makan, minum, lari, memakai sepeda, dan mengemudikan mobil membutuhkan koordinir beragam anggota badan.


Dari opini di atas bisa diambil kesimpulan jika aktivitasfinger painting terhitung dalam aktivitas yang bisa latih kekuatan untuk mengatur pergerakan badan terutamanya jemari jari.


Berdasarkan teori Experential learning dari Roger, belajar lewat dua tahapan yakni tahapan kognitif dan tahapan pengalaman. Tahapan kognitif memiliki sifat pengetahuan akademis dan tahapan pengalaman adalah tahapan bagaimana memakai pengetahuan itu untuk keperluannya.


Lewat aktivitas finger painting ini diharap anak akan belajar tahapan kognitif lewat pengetahuan saat lakukan aktivitas finger painting dalam evaluasi yang sudah dilakukan di sekolah seperti belajar gerakkan jemari jari dengan memakai cat untuk hasilkan lukisan yang diharapkan, belajar berkenaan beberapa warna yang dipakai dalamkegiatan finger painting, dan belajar mengontrol jemari jari untuk menggambar.


Disamping itu anak diharap bisa belajar berkenaan peranan dan faedah aktivitas yang sudah dilaksanakan saat finger painting seperti gerakkan jari-jarinya saat melukis. Anak diharap bisa memakai dan mengkoordinasikan jari-jarinya untuk aktivitas lain seperti menggunakan sepatu, menguncikan pakaian, menulis, dan sebagainya.


Kesimpulan Manfaat Finger Painting

Aktivitas finger painting dalam riset ini ialah tehnik melukis dengan menggoreskan bubur warna memakai jemari atau telapak tangan secara bebas di atas media yang dipakai hingga hasilkan lukisan yang penuh warna, unik, dan orisinal. Faedah finger painting diantaranya seperti berikut:


  1. Finger painting sebagai alat tolong media untuk ekspresikan seni mereka.
  2. Finger painting latih anak untuk fokus, hingga bisa sebagai therapy untuk anak hiperaktif.
  3. Finger painting berpotensi untuk kesehatan psikis. Kegiatan finger painting memberi kesempatan untuk anak untuk tuangkan ide-idenya secara bebas dan meningkatkan keyakinan diri anak.


Menurut Ma'had Al-Hanif mengatakan jika faedah finger painting

yakni:

  • Latih motorik lembut pada anak yang mengikutsertakan otot-otot kecil dan kematangan syaraf, karena pada ujung ujung jemari anak ada sensor yang terkait dengan otak. Dengan finger painting ujung-ujung jemari anak akan banyak bergerak dan bersinggungan dengan cat dan media lukisnya.
  • Sebagai media gestur emosi anak,anak akan tuangkan gestur jiwanya dengan beberapa warna yang sesuai keadaan emosionalnya
  • Memperkenalkan anak pada ide warna primer, lebih jauh kembali memberikan peluang pada anak untuk melakukan eksperimen mengenai pencampuran warna hingga hasilkan warna sekunder.
  • Meningkatkan dan memperkenalkan seni anak mengenai keelokan warna dan wujud.
  • Meningkatkan daya khayalan dan kreasi anak.
  • Kurangi karakter hiperaktifitas pada anak pasien autis dan hiperaktif.
  • Meningkatkan koordinir mata dan tangan.
  • Menolong anak agar semakin santai di antara kegiatan yang padat.


Demikian artikel mengenai "media lukis karya finger painting adalah" semoga artikel ini bermanfaat. Salam sukses selalu, dan terimakasih telah berkunjung ke web ini.


Tags: alat dan bahan finger painting, sejarah finger painting, contoh finger painting, kegiatan finger painting untuk anak tk, finger painting kelas 1 sd, setelah adonan mengental adonan diberi