Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Teknik Cetak Saring Merupakan Salah Satu Teknik Mencetak Yang Umum Dikenal Orang Dengan Nama

Daftar Isi [Lihat]

Teknik cetak saring merupakan salah satu teknik mencetak yang umum dikenal orang dengan nama ~ Pada kesempatan kali ini kita akan membahas lengkap bagaimana sebenarnya teknik cetak saring, oke langsung saja kita simak artikelnya secara lengkap agar tidak gagal paham.



Teknik cetak saring merupakan salah satu teknik mencetak yang umum dikenal orang dengan nama?


Teknik Cetak Saring Merupakan Salah Satu Teknik Mencetak Yang Umum Dikenal Orang Dengan Nama
Teknik Cetak Saring Merupakan Salah Satu Teknik Mencetak Yang Umum Dikenal Orang Dengan Nama


Jawaban:

Teknik cetak sebagai salah satunya wujud seni rupa yang mempunyai nilai yang tinggi sekali dalam seni grafis. Sebuah media gestur dan visualiasasi ide yang mempunyai nilai nilai seni yang paling cantik.


Tags: mencetak adalah salah satu contoh teknik, mencetak merupakan teknik, awal kejayaan seni patung di indonesia dimulai pada zaman, seni grafis merupakan salah satu cabang seni rupa dua dimensi yang dikerjakan dengan teknik, seni rupa murni, yaitu karya seni yang lebih mementingkan, salah satu contoh karya seni rupa sebagai kebutuhan akan benda pakai adalah


Pembahasan Teknik Cetak Saring Merupakan Salah Satu Teknik Mencetak Yang Umum Dikenal Orang Dengan Nama


Pada dasar pemahaman nya, teknik cetak pada seni grafis ini mempunyai makna yang simpel yakni sebuah teknik untuk melipatgandakan sebuah kreasi seni dengan jumlah tertentu, dapat dengan jumlah yang banyak atau dengan edisi yang terbatas. Teknik cetak seni rupa umumnya memakai media seperti kasa, pelat logam, karet lino atau kayu yang secara umum diciptakan pada media kertas dan kain.


Bila kita kembali ke riwayat seni cetak grafis, Cina sebagai negara yang meningkatkan teknik cetak. Beberapa orang di Cina manfaatkan teknik cetak ini untuk melipatgandakan tulisan-tulisan keagamaan, di mana dokumen naskah itu dibuat di atas kayu dan diciptakan di atas kertas.


Kreasi seni grafis dengan media kayu yang dicukil jadi satu bentuk dan diciptakan di atas kertas banyak diketemukan di Asia seperti Cina, Jepang dan Korea selanjutnya berkembang ke Eropa yang dipakai untuk cetak di atas kain seperti baju orang Eropa pada periode itu.


Pada tahun1440, Johannes Guttenberg mendapati mesin cetak dan semenjak waktu itu bermacam teknik cetak mulai tumbuh di benua Eropa sampai sekarang ini. Di Indonesia sendiri, seni cetak grafis mulai dikenali pada periode perjuangan dan kemerdekaan. Seniman cetak grafis waktu itu banyak membuat poster-poster bertopik perjuangan seperti Suromo dan Abdul Salam dari Jogjakarta.


Sekarang ini Seni cetak grafis mempunyai beberapa teknik grafis diantaranya ialah:


  • Cetak Saring

Teknik cetak saring merupakan salah satu teknik mencetak yang umum dikenal orang dengan nama sablon atau silkscreen. Cetak saring sebagai teknik seni cetak simpel dari cetak datar atau cetak offset. Teknik ini lebih banyak dipakai untuk cetak pada permukaan yang tidak teratur seperti botol, gelas, pakaian, tas dan yang lain.


Pada seni cetak saring konservatif, design cetak dibuat dengan lakukan pencahayaan emulsi dengan letak film positif di atas screen memakai cahaya matahari. Tetapi sekarang ini telah ada tehnologi pencahayaan yang bisa lebih cepat dah irit waktu memakai mesin vaccum exposure yakni pencahayaan memakai sinar ultra violet.


  • Cetak Tinggi

Cetak tinggi sebagai teknik seni cetak grafis yang paling simpel dan gampang dilaksanakan. Material yang dipakai dapat berbentuk kayu, mdf dan karet lino (linoleum) dan alat cukil khusus yang gampang diketemukan di took seni grafis.


Referensi cetak didapatkan dengan menoreh design di atas media yang ada selanjutnya dikasih tinta cetak di bagian atas memakai roll grafis selanjutnya diciptakan di atas media kertas. Teknik cetak tinggi ini memakai konsep kerja negative, yakni hasil design akan kebalik dengan hasil cetak.


Sekarang ini cetak tinggi telah semakin makin tambah meluas tidak terbatas pada media kertas, tetapi telah memasuki ke media kain seperti totebag atau pakaian.


  • Cetak Datar /offset Lithography

Cetak Offset memakai bahan pelat yang datar, hingga di antara status sisi gambar dan sisi bukan gambar sama tinggi. Sisi gambar pada plat yang tidak dilapis emulsi, saat diciptakan akan menarik tinta, dan sisi bukan gambar akan menampik tinta.


Offset dipakai untuk cetak dalam rasio/jumlah besar. Antara semua teknik percetakan, offset dapat disebut sebagai yang paling ekonomis, berkualitas tinggi dan mempunyai stabilitas yang bagus untuk cetak dalam jumlah besar.


  • Cetak Dalam

Berlainan dengan cetak tinggi di mana tinta yang tercetak ialah di bagian permukaan sebuah design, pada cetak dalam, tinta yang tercetak ialah tinta yang masuk ke tolehan pada material yang dipakai. 


Material cetak dalam juga bermacam seperti logam tembaga, seng atau akrilik. Cetak dalam dipisah beberapa macam yakni engraving, Etching, Mezzotint dan drypoint. Masing-masing teknik mempunyai teknik pembuatan dan tingkat kesusahan yang lain.


Teknik Engraving ialah teknik yang cukup sulit, memakai media logam yang ditoreh lalu diberi tinta di dalam catatan dan tinta di bagian permukaan dihapus hingga sisa tinta di bagian dalam yang hendak diciptakan pada kertas.


Etching sebagai teknik cetak seni grafis dengan media tembaga yang di lapisi media seperti lilin selanjutnya ditoreh memakai alat khusus seperti jarum etsa untuk menoreh tembaga. Selanjutnya tembaga akan di celupkan ke asam nitrat yang memiliki sifat korosif pada tembaga yang tidak dilapis oleh lilin.


Mezzotint ialah teknik seni grafis memakai media pelat logam di mana permukaan logam akan dibuat kasar rata dan dibuat sebegitu rupa.


Teknik paling akhir ialah drypoint di mana teknik ini hampir serupa dengan teknik engraving. Teknik drypoint yakni menoreh media seperti tembaga atau akrilik hingga memunculkan kerusakan pada permukaan media yang dapat hasilkan sebuah visual seni.


Teknik pembuatan drypoint yakni melapis pelat dengan tinta selanjutnya bersihkan tinta di bagian permukaan dengan menyisahkan tinta di bagian dalam, selanjutnya diciptakan di atas kertas yang telah dibasahi/ lembab lalu diciptakan memakai mesit press di mana permukaan kertas akan mempernyerap tinta yang masih ada pada susunan dalam cetakan. Teknik cetak drypoint ini mempunyai kelebihan yakni dapat capai gambar yang paling detil.


Demikian artikel mengenai teknik cetak saring merupakan salah satu teknik mencetak yang umum dikenal orang dengan nama. Semoga bermanfaat, salam suskes selalu.