Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bagaimana Konstruksi Jembatan Periode Romawi Kuno

Bagaimana konstruksi jembatan periode romawi kuno. Berikut ini akan kami berikan jawaban beserta penjelasan mengenai konstruksi jembatan, simak artikelnya sampai selesai agar pengetahuanmu terupgrade dengan baik.


Bagaimana Konstruksi Jembatan Periode Romawi Kuno

Bagaimana Konstruksi Jembatan Periode Romawi Kuno


Bagaimana konstruksi jembatan periode romawi kuno?


Jawaban:


Teknologi jembatan pada masa ini, sudah membuat jembatan dari kayu, batu dan beton. Untuk jembatan batu dan beton, memiliki bentuk sama dengan masa jembatan purba yakni berupa lengkung (arch).


Itu tadi jawaban atas pertanyaan bagaimana konstruksi jembatan periode romawi kuno. Selanjutnya mari perdalam lagi pengetahuanmu mengenai konstruksi jembatan.


Keyword: di zaman purba jembatan menggunakan, jembatan zaman besi dan baja, jembatan zaman purba, jembatan zaman pertengahan, jembatan zaman purba contohnya


Konstruksi Jembatan

Jembatan sebagai susunan konstruksi yang menyambungkan dua sisi jalan yang terputus karena ada aliran irigasi atau lembah dan lain-lain. Selainnya sebagai jalan penyambung jembatan sanggup percepat jalur transportasi daripada anda harus memutar atau memakai perahu.


Jembatan sendiri bisa juga menjadi salah satunya landmark sebuah wilayah seperti jembatan Suramadu yang menyambungkan kota Surabaya dengan pulau Madura. Ada juga jembatan ampera kebanggaan kota Palembang yang menarik pelancong.


Sejarah Jembatan

Jembatan dulunya dibikin dengan kayu untuk seberangi sungai. Selainnya kayu dulu konstruksi jembatan dibikin dengan batu yang ditumpuk-tumpuk. Pada jaman Emperor Roma jembatan mulai dibuat dengan wujud meliuk. Saat kaisar Romawi jembatan mulai dibikin dengan bata dan mortar.


Pada era ke 19 konstruksi jembatan mulai memakai kerangka besi yang tidak gampang lapuk dan semakin kuat meredam beban. Lebar jembatan dibikin lebih lebar hingga dapat dilalui banyak kendaraan.


Tipe Jembatan

Jika diperbedakan berdasar sisi susunannya karena itu jembatan terdiri atas beberapa macam seperti berikut ini :


  • Jembatan Movable

Jembatan ini sebagai jembatan bergerak hingga jembatan ini dapat digerakkan dengan kontribusi instruksi manusia. Jembatan ini dapat diputar keatas atau ke pinggir hingga bila ada perahu yang melalui jembatan sisi atasnya tidak hancur menubruk jembatan.


  • Jembatan Menggantung

Jembatan ini menggunakan hanger atau kabel baja dan kabel khusus sebagai penggantung dan tarikan dari ke-2 segi ujung jembatan itu. Untuk membikin jembatan menggantung anda perlu block angkur, menara portal dan girder lantai.


  • Jembatan Pelengkung

Jembatan ini mempunyai keunikan lengkungan di bagian tengah jembatannya. Lengkungan jembatan ini berperan untuk mengalihkan berat dari jembatan dan beban ke dorong horizontal ketahan


  • Jembatan Alang

Jembatan alang mempunyai susunan yang paling simpel daripada jembatan yang lain. jembatan ini berbentuk balok horizontal yang disanggah dengan tiang penompang dikedua pangkalnya.


Bila diperbedakan berdasar material yang dipakai karena itu jembatan terdiri atas empat tipe yakni :


  • Jembatan Kayu

jembatan ini menggunakan material kayu dalam konstruksinya. Jembatan kayu gampang dibikin hingga tidak memerlukan waktu lama dalam pembangunannya tetapi jembatan ini gampang lapuk.


  • Jembatan Baja

jembatan baja memakai konstruksi baja dalam pembangunannya. Baja semakin kuat drai bahan kayu dan tambah murah daripada bahan beton. Baja sanggup ikuti wujud arsitektur dan gampang dalam penempatannya. Bahan baja bisa juga dibedah pasang secara cepat hingga tidak boros dalam pemakaian bahan.


  • Jembatan Besi Kontruksi

Jembatan besi mempunyai material besi yang harga tambah mahal daripada material yang lain. Meskipun demikian jembatan besi sanggup bertahan pada cuaca yang ekstrim. Jembatan besi sanggup memuat beban yang sangat berat seperti kereta api.


Panduan Membuat Jembatan

Dalam membuat jembatan jangan asal-asalan. Salah penghitungan jembatan akan gampang roboh meskipun dibikin berbahan yang paling kuat sekalinya. Karena itu lihat kontur tanah di mana kepala jembatan akan dibuat. 


Anda pun perlu memerhatikan sisi tengah jembatan apa sebagai dataran atau lautan. Pilih bahan jembatan yang sama sesuai bila sisi jembatan sebagai perairan karena itu tentukan bahan yang tahan akan air. 


Dalam pembangunan jembatan membuat rangka yang aman dan kuat jadi point pertama kali yang penting diingat.


Sebaiknya untuk lakukan penilaian tiap sekian tahun sekali untuk ketahui kelaikan jembatan. Apa lagi jembatan yang telah tua perlu alami pembaruan supaya daya tahannya dapat maksimal.


Demikian artikel mengenai bagaimana konstruksi jembatan periode romawi kuno. Semoga bermanfaat, terimakasih.